Skip to main content

عليها الصحة والسلامة والشكر كذالك



Perihal: Kejujuran dan permohonan maaf

Bismillah...........
Kpd Yth. Sdr Rasyidi/ Nina
Di Tempat

Dengan ini, saya sampaikan ucapan maaf saya, tingkah laku, dan semua ke abnormalan saya di mata kk atau nina.
Maaf atas keterlambatan saya dlm merespon ini semua, tapi sperti kata pepatah " lebih baik terlambat dr pada tidak sama sekali"
Jujur saya merasa terusik dengan isu yang beredar, yang selalu saya dengar dari orang lain. Dan menyudutkan saya:)
Jangan dulu kita bahas masa lalu, wktu anda bersama saya
Syukuri, klw kk udh menemukan yg lebih baik

Mfn temen2 aku yg menilai kk negatif
termasuk aku juga. Mereka cm ga nyangka, secepat itu seorg kk menumpahkan semuanya. Toh namanya persepsi
Dalam hitungan hari, langsung berpaling. (Namanya jodoh sii)

Knp kk sllu bilang aku gengsi? kk mau aku jujur? kalau aku cemburu dan kecewa sm kk? atau harus bilang aku masih syg sm kakak?
Kak DEMI ALLAH, aku ga PERNAH So Santai atau Munafik di depan ngmg apa d belakang beda lg. Kata2 ini yang bikin aku ga tenang, dan emosi. Yang pasti sejak liat d FB ttg aktftas km yg baru, dari situ aku udh ikhlasin hati buat kalian. Jujur dari sini, ngerasa bertanya2 kok bisa secepat itu? Berarti slama ini kk udh pny hubungan dong? Begitu kurang lebihnya pola pikir saya. Yang membuat saya dengan santainya berjalan tanpa dosa. Karena Kecewa, dan anggap kamu....yaaa ternyata memperlakukan semuanya perempuan sama (Ini kejujuran yang kamu mau??). Maaf klw menyakitkan

Nahhh sampai akhirnya, aku terusik sama isu2 yang beredar akhir-akhir ini, tercengang sm komen2 kamu, terhentak sm statment km. Parah....parah......dan bodohnya saya ikut masuk di dalamnya. Ikut Emosi (karena ga terima), hehe...saya coba telpon kamu, bukan maksud apa2....dan sekali lagi mf terlambat...
Ehh tapi sikap km ky gitu, jd agak tinggi ht dan terkesan bales dendam.............aku tau kamu sekarang udh punya tameng, punya tempat bersandar, dan aku negrti. Tanpa harus km bilang "Umy d depan aku".

Kejujuran selanjutnya, hemm mf sebelumnya aku pengen bgt ketemu kalian berdua..boleh ga?? Besok jm 9 Aku tunggu d PU. Cuma mau minta maaf, dan ngeyakinin kalian. Kalau aku beneran ga punya sikap cuek, atau gimana d blakang kalian.
Kak Rasyidi dn Teteh Nina kita kan kenal baik, Aku ga siap kehilangan dan putus silahturahim sm kalian.
Aduuhhh aku g mau pny musuh
Aku gbsa.....!!
Aku berharap kalian g jadiin aku bahan d hubungan kalian.
Aku Bahagia Liat kalian berdua, kalian saling dukung, saling jaga komunikasi. Smg Sampai akhir hayat nanti..
kak Rasyidi sm NIna hrs Percaya ya??
Aku sayang kalian, biarlah yang lalu jadi pelajaran buat hubungan kalian. KALIAN HARUS BERTAHAN

Aku ga berantem2 lagi dh sm kak rasyidi, dn aku berusaha g keliatan cuek d depan kalian. Aku tetep jaga komunikasi sm kalian.
Sekian, kejujuran, support, dan permohonan maaf saya. Smg, dapat d jadikan acuan untuk memperkuat hubungan kalian. Aamiin

Haula Sofiana (BPI IV)

Nb: Buat bukti Otentik, d print jg Gpp dehh:)
Salam bidik misi buat nina
Salam smgt bwt Rasyid

Comments

Popular posts from this blog

Mampus Aing! Dikoyak-koyak Zona Nyaman

Saya selalu bersyukur atas nikmat yang sudah Allah berikan kepada saya hingga berada di titik ini. Kendati demikian, jujur saja, tak ada sedikitpun bayangan bisa berada di titik ini, apalagi di titik nikmat berupa sebuah pekerjaan dimana banyak orang yang mendambakannya ( meskipun saya biasa aja sih wkwk ). Ya, saat ini saya adalah seorang Pi En Ice di sebuah Kementerian. Agak lucu sebenarnya kalau cerita soal bagaimana saya bisa terdampar menjadi seorang abdi Negara ini ( azzeek ). Bagaimana tidak, semenjak lulus kuliah, orang-orang di sekitar saya seperti emak, mertua, istri dan sebagian kawan menyuruh saya agar segera ikut mendaftar tes CPNS. Namun, berkali-kali pembukaan pendaftaran tes CPNS diumumkan, saya selalu melewati dan mengabaikannya. Jujur, dari dulu saya tak pernah memiliki syahwat sedikitpun ingin menjadi seorang Pi En Ice. Kalau bukan karena Corona kampret yang 2 tahun lebih tak kunjung selesai itu, mungkin saya nggak akan ada di posisi ini. Tapi ya sudahlah. Sebagaim...

Dosen Dianiaya, Dekan Apatis

Tindakan kekerasan yang dilakukan oleh seorang mahasiswa Tafsir Hadis Semester IV kepada Dosen Ulumul Al-Qur’an pada Rabu 8 Mei 2013 yang lalu, perbuatannya telah melanggar kode etik mahasiswa yang telah ditetapkan oleh Rektorat. Jika mengacu pada kode etik mahasiswa, pihak yang melakukan kekerasan seharusnya diberikan sanksi sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan. Mahasiswa yang melakukan hal tersebut, seharusnya dikenakan sanksi sesuai dengan keputusan Rektorat Nomor : 07 A Tahun 2002, yang terdapat pada pasal 7 Bab IV (Tentang Pelaksanaan Tindakan Disiplin) dan   Bab V (Tentang Jenis Pelanggaran) pasal 9 huruf a, pasal 9 huruf b, pasal 9 huruf g, dan pasal 9 huruf m. Namun, kami atas nama “Aliansi Mahasiswa Anti Kekerasan” mengamati kasus tersebut tidak diselesaikan secara tuntas dan radikal, bahkan pihak Dekan tidak peduli atas kasus yang telah merambah sampai hampir satu bulan lebih. Padahal, seorang pemimpin seharusnya memiliki sifat cepat tanggap (peka/cekatan...