Skip to main content

Posts

Showing posts from 2015

GARAM DAN MASA DEPANNYA DI INDONESIA

Nasib industri garam memang tragis. Tidak seperti industri baja, pertekstilan, atau sektor alas kaki yang memperoleh perhatian pemerintah dan diberikan sejumlah fasilitas, industri garam seolah dibiarkan hidup seadanya. Indonesia yang memiliki garis pantai sepanjang 95.181 km atau terpanjang keempat di dunia, terpaksa harus terus menerus mengimpor garam setiap tahun. Industri garam bahkan tidak pernah dikelompokkan ke dalam barang strategis kendati kebutuhan domestik sangat besar dan keberadaannya sangat vital dalam mencukupi kebutuhan dasar rakyat. Terasa aneh memang jika kita mendengar bahwa Indonesia mengimpor garam. Timbul berbagai pertanyaan pada diri kita mengenai hal ini. Sebanarnya Indonesia Negara perairan atau tidak? Perairan Indonesia itu kekeringan ya? Pantai disekitar perairan Indonesia sudah habis ya karena abrasi? Kemana para petani garam Indonesia mereka berubah propesi ya? Kenapa Indonesia bisa mengimpor garam padahal perairan Indonesia sangat luas yaitu seki...

DRAMATURGI TRANSENDENTAL PETANI TEMBAKAU; oleh Pribumi atas Pribumi

            Penulis di sini ini tidak bermaksud untuk melakukan aksi rasisme dalam tulisan ini. Tulisan ini hadir atas keluhan masyarakat yang mereka berprofesi sebagai petani. Apa yang mereka alami ternyata berbeda jauh dengan apa yang diwacanakan oleh orang banyak, kalau boleh penulis katakan, dengan meminjam bahasa Prof. Dr. Nur Syam seorang guru besar sosiologi agama UIN Sunan Ampel. “Dramaturgi Transendental atas Petani Pribumi oleh Pribumi”. Pernyataan yang tak jarang kita dengar di kalangan orang banyak (pribumi) adalah, “hati-hati dengan orang asing (China)”. Pernyataan tersebut seakan menjadi bahasa ampuh untuk menumbuhkan rasa benci terhadap orang non pribumi yang tinggal di Indonesia. Akibat dari pernyataan tersbut, akhirnya masyarakat mengalami ksisis truth (krisis kepercayaan) terhadap orang non pribumi, dalam hal ini juga sama dengan apa yang dilakukan oleh para petani. Petani adalah sebuah profesi yang sangat mulia. Jika tidak ada pe...